Setelah guyuran hujan telah usai membasahi tanah,kulanjutkan kakiku yang basah menelusuri malam dingin.
Menelusuri sisi-sisi ruang gelap kotaku
menjajaki sejengkal demi sejengkal tempat yang masih perawan olehku sendiri….
Tempat dimana para kupu-kupu malam menari,meliuk,dan mengepakkan sayap indahnya.
Aku hanya terduduk termangu oleh tingkah mereka yang menjajakan diri demi sesuap nasi..,mungkin….
ataukah demi nafsu duniawi semata.
Aku tak mau tenggelam oleh alam pikirku sendiri…,kulanjutkan lagi arah kakiku melangkah dan mendapati disudut perempatan lampu merah seorang anak kecil di bawah guyuran rintik hujan malam ini…menggigil dan berusaha menaruh simpati orang yang berlalu di depannya.
Aaaahhh…,sungguh pemandangan yang membuat miris…
Dalam sikapku yang angkuh,dalam tuturku yang sombong,dalam kehidupanku yang cukup.
Masih banyak yang membutuhkan uluran tanganku….yang berlumur dosa…..yaa penuh dengan dosa kurasa?
Untukku,untukmu sahabat,dan untuk semua mari berbagi dengan mereka yang sangat butuh bantuan kita….saat ini saat yang tepat tuk berbagi dengan sesama……..
Yaa…..indahnya hidup kita layak kita bagi dengan mereka.
*tuturku dalam hampa jiwaku

