es.em.es

tit…didit…tit…di..dittt..,

bunyi 8250 sambil gemeteran di meja kompiku yang uzur tapi masih selalu setia menemani hari-hari kosongku di sudut ruang hampaku.

kuintip jam di pergelangan tanganku yang mulai menggigil kedinginan karena ac

yang baru tadi malam di service..“uumm…,jam 00:07:06am..” pikirku dalam hati.

Seolah terbangun dari tidur kubaca es em es tersebut…

“kalau saja punggung ini bersayap,

kan kukepakkan dan dirimu hinggap,

kupastikan tak ada lagi aliran hangat di pipi dan hatimu,

kan kukecupi semua derai tangis,

lingkupimu dengan sedikit yang bisa ditawarkan hati yang lemah ini.

hiks….,sempat hati ini menjerit,sempat hati ini menangis…

dan berucap dalam diri..” mengapa cinta ini hadir..kalau kita tidak bisa satu…??”

bukan rasa penyesalan…malah sebaliknya cinta ini kuanggap suatu anugrah yang terindah yang pernah hadir dalam hidup seorang pengagum seperti diriku ini…

yang selalu mengagumimu….yaa…yang selalu menjadi pengagummu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s