10 things make us crazy

(From: FHM Magz)

1. Harga minuman di bar dan club
Bayangkan: dulu dengan berbekal 100 ribu rupiah, acara gaul ke disco bersama
temen-teman terlayani dengan baik, mulai dari cover charge sampai minum agak
teller. Sekarang ini, dengan menjamurnya clubs dan café dengan gaya post modern
atau futuristic bahkan minimalis, harga minuman malah menganut sistem
maksimalis. Kita tidak bicara mengenai sebotol liquor yang harganya sudah
dilipatgandakan habis-habisan. Tetapi kalau kita harus membayar Rp. 45.000 untuk
sebotol bir yang rasanya seperti urin, paling kurang kita harus dapat bonus
waitress yang seksi itu.

2. Menjawab HP di bioskop
Kemajuan teknologi kadang-kadang ada efek yang menyebalkan. Hilang sudah
saat-saat dimana kita bisa duduk tenang menonton film di bioskop, tanpa
harus terganggu oleh orang-orang sok penting yang menjawab handphone saat film
lagi main. Gampang aja deh: Matikan telepon supaya jangan ada panggilan telepon
masuk. Atau Anda pernah dengar servis dari provider selular yang
bisa mengirim berita pendek berupa teks bernama SMS?

3. George W. Bush
Teori evolusi dari Charles Darwin terbukti jelas dengan keberadaan manusia
monyet bernama George W. Bush. Akan tetapi sang primate yang satu ini tidak
jinak. Bahkan sangat membahayakan peradaban manusia karena ia memegang kendali
atas sejumlah senjata nuklir yang dapat menghancurkan bumi ini
sampai tiga kali lipat. Mudah-mudahan ada orang yang melemparkan dia sebuah
pisang, sebelum semuanya terlambat…..

4. Pemotong antrian
Menunggu giliran memang tidak pernah menyenangkan. Tetapi lebih tidak
menyenangkan lagi jika ada yang dengan wajah lempeng memotong antrian. Dan
parahnya si goblok itu suka belagak bego meski sudah ditegur. Rekomendasi kita:
angkat dia dan lempar ke belakang antrian….(Peringatan: tidak berlaku untuk
pemotong antrian yang berbadan lebih besar dari kita)

5. Kemacetan lalin
Satu hal yang paling tidak menyenangkan dari memiliki kendaraan roda empat
di kota besar adalah sering terjebak di tengah kemacetan lalu lintas. Dan
kadang-kadang kemacetan itu terjadi pada saat kita sedang terburu-buru
menuju ke suatu tempat untuk hal penting. Bagi kita yang harus nyetir
sendiri dan berkendara mobil manual, It’s double whammy!

6. Komentator di bioskop
Pergi nonton ke bioskop merupakan kegiatan gabungan antara fun dan worry. Di
satu sisi, Anda menikmati pengalaman sinematografi yang canggih ditambah dengan
kejayaan kemajuan teknologi suaranya. Tetapi di lain pihak, Anda
harus nonton bareng orang lain yang tidak punya aturan. Di bioskop sudah menjadi
pengetahuan umum untuk tidak menghasilkan suaru berisik apapun, termasuk makan
atau memberikan komentar tentang film yang ditonton. Peringatan: Mereka yang
melanggar resikonya bisa fatal!

7. Ciuman di keramaian.
Mengapa selalu ada adegan percumbuan mesra di depan umum antara seorang pria dan
wanita, selalu terjadi di depan mata kita pada saat kita sedang jomblo? Kemana
saja pasangan-pasangan ini pada saat kita berada di masa kejayaan,
dan pasangan kita memerlukan sedikit ‘contoh kasus’ untuk dapat bertindak sama.
Tindakan mereka seharusnya melanggar peraturan umum, karena memamerkan
kegembiraan kepada kita yang sedang kurang beruntung dalam hal percintaan. Hey,
you two. Get a room somewhere!

8. Pakai ATM terlalu lama
Automatic Teller Machine diciptakan untuk membantu nasabah melakukan transaksi
keuangan dalam jumlah kecil dan cepat. Kata kuncinya: Cepat. Jadi catat di
sanubari Anda: Jangan berlama-lama menggunakan mesin itu, terutama jika antrian
di belakang anda panjang.

9. Pengamen
Mereka sepertinya selalu muncul saat kita tengah menikmati santapan
favorit. Dan pleeease.. kalau punya suara seperti ayam dicekik, jangan jadi
pengamen, lalu memaksa kita ‘menyumbang’ pula. Kami tahu bahwa orang
berusaha mencari nafkah, tetapi kalau sang pengamen merusak lagu Bujangan karya
Koes Plus, tiada ampun bagimu…

10. Cewek cakep, cowok jelek
Ini yang kami sulit mengerti. Kenapa begitu banyak beautiful honey yang
berpacaran dengan cowok jelek. Ladies, kalau Anda perlu pria ganteng dan jantan,
mampir saja ke Bukopin (Cabang dan Capemnya banyak kok. Kartunya 1 ATMnya
banyak). Kita tidak suka pemer diri, tapi kita semua disini bisa dikatakan
diatas rata-rata. Kecuali jika sasaran Anda isi dompet…(hahahaha)

ilham ini di comot dari http://djaycoholyc.blogs.friendster.com/the_other_page/ dengan ijin pemilik dan tanpa amplop apapun…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s