Naif

Aaach…terkadang terlalu naif untuk diingat bahwa aku hanya seorang pemimpi.
Bermimpi akan gemerlap dunia…
bermimpi akan tingginya angan…
Tak sadar bahwa semua hanya impian semu..
semua hanya sebuah lukisan elok milikNya
semua pasti berpulang hanya dengan selembar kain, dan sebidang tanah yang hanya mampu menampung sendiri.
terima kasih teman…..
kau telah sadarkan kembali imanku yang kosong….
kembali ke jalanNya….lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s