Adilkah?

Seperti kisah Nabi Yusuf dan godaan Nyonya Futhifar memang ucapan wanita..sesama wanita dengan dibubuhi dengan air mata akan meluluhkan wanita lainnya.
Dalam riwayat ini sebenarnya tidak ada salah menyalahkan baik si A ataupun B, tapi di peradilan dunia sekalipun ada istilahnya ” pembelaan ” dan sayapun tidak ada pembelaan sedikitpun dan langsung Hakim memutuskan perkara dan didakwa dengan hukuman mati.

Adilkah?

Sesungguhnya Alloh SWT memberikan kepada kita dua telinga untuk mendengar bukan dari sisinya tapi juga dari sisiku. Dan kau menjadikan sisinya adalah pembenaran dari segala kebohongan dan akal licikku selama ini. Setidaknya ingin sedikit saja menyumbangkan beberapa argumen dariku yang mungkin bisa membuatku tak terhinakan. Apalah daya keputusan telah diambil sudah. Dan kini yang ada hanyalah penantianku di dalam kuburan bathinku sendiri.
korban?? apa dan siapa yang jadi korban?? sedangkan ujung tepian hatiku telah berujung dihatimu…, dan kaupun telah menyampaikan sikap walaupun lewat sms, berakhir di sms. 🙂
Apa yang kamu lakukan benar adanya, aku dukung segala keputusan yang telah kamu ambil..walau mengindahkan apa yang menjadi hakku untuk mengutarakan pendapat atau sanggahan.

#humz:
Kemarin tersampaikan apa yang telah terucap dari tuturnya bahwa apapun keputusan yang telah aku ambil
adalah yang terbaik untuk semua. Aku tak mengomentari sedikitpun apa yang terucap lewat tuturnya.
” Jika ini semua berakhir tolong jangan campuri urusanku dan Nabil. ” ucapnya. Kenapa harus terpisahkan aku dengan Nabil. Setega ini, dirimu melakukan ini semua…yang selama ini kutakutkan telah terjadi.
Memang pada hakekatnya aku akan kehilangan semua….ya semua!
Tapi inilah jalanku….jalan yang kuyakini membawaku kearah bahagiaku seperti kata “hunnsay” pertama kali terucap.
Kehilangan Nabil dan dws….apa yang bisa aku lakukan lagi?

Terbersit di benak menjalani yang telah ada..seperti “Nyonya Besar” dan pembantunya, sepantas-pantasnya hukuman yang harus terjalani.

[ending]
Pergilah jika ini jalan yang terbaik untukmu…lupakan aku.
Akukan tetap disini mewujudkan impian dan janjiku dahulu…

*dalam bingungku bercerita yang mungkin tak terpahami…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s