Lancar?

Sejak seminggu digulirkan peraturan one way gajayana,sumbersari,mt haryono,betek memang sangat efektif, benarkah?

Memang sangat efisien, macet yang sering terjadi di gajayana bisa teratasi tapi timbul permasalahan lain yaitu jalan-jalan alternatif yg sempit menjadi sangat padat pagi dan sore hari. Saking macetna dan kurangnya kesadaran masyarakat kita untuk sabar,ngalah,tertib,jelas tak tampak. Yang ada hanya kepentingan sendiri-sendiri. Ah.., itulah potret masyarakat kita yang semakin jauh dari filosofi seorang Jawa.

Demo penolakanpun semakin marak di betek, karena; ekonomi menurun karena one way, tabrak lari semakin besar, kesulitan dalam menyeberang.
Itu yang dikeluhkan oleh sebagian masyarakat di betek.

Mungkin jika ada lampu penyeberangan,pelebaran jalan alternatif,dan sebagainya sedikit banyak dapat membantu. Untuk itu diperlukan kesadaran manusinya utk menggunakan angkot,sepeda onthel jika ingin tak seperti kota2 besar lainnya dijawa. Inilah efek dari kemajuan jaman.

Untuk Malang lebih baik..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s