Suara alam panggil jiwaku

.. Mungkin Bangsa ini bangsa yang besar untuk itu oleh bangsa barat kita harus digoyangkan, dihancurkan Bila perlu. Lewat apa? Bagaimana caranya?

Mereka Belajar dari sejarah negeri ini, belajar dari VOC yang notabene hanya kota atau negara kecil dan “tidak kaya” dibandingkan dengan Inggris yang Terkaya saat itu menjajah dan mengeruk kekayaan kita. 

Adu domba adalah cara terbaik dengan memecah kembali secara kesukuan dan lain sebagai nya. Yang menguatkan kita hanya Pancasila untuk itu juga perlu dihilangkan juga dasar negara kita. 

Pada dasarnya sifat manusia adalah tamak, untuk itulah sogokan dan lain halnya dijadikan budaya kita kedepannya. 

Lambat laun Negara ini akan hancur dengan sendirinya karena manusia mulai merusak alam, dan alamlah yang akan menghancurkan mereka sendiri. Mereka akan menyalahkan alam atas semua padahal mereka sendiri yang terlalu berlebihan mengeksploitasinya.. Alam berkata secukupnya saja ini bukan hanya untukmu tapi untuk anak dan cucumu kelak. 

Kelak banjir bandang, Gunung meletus, gempa, longsor, membuat mereka menangis dan meratapi semua kesalahannya tapi Nasi sudah menjadi bubur.alam cepat untuk berevolusi kembali tapi manusia it’s takes time… 

Bersinergi dengan alam, adalah kunci untuk menyelamatkan manusia dari kepunahan.

Untukitulah kembali ke ajaran yang telah diajarkan oleh nenek moyang kita, leluhur kita yang luhur. Jas merah bukan hanya jangan meninggalkan sejarah saja.. Luas makna yang tersirat dari founding father kita. Jangan lupakan ajaran leluhur kita! Bukan hanya sejarah perjuangan bangsa ini saja!

Di Penutupan proclamation sudah jelas.. “atas nama bangsa Indonesia….” ya rawat dan jagalah bangsamu, tanah airmu, alammu. 

Tanah Air tanah dan air sudah jelas pula kita kaya akan tanah yang banyak tambang, hasil bumi, etc.. Air juga kilangaminyak serta berlimpah ikan. 

(Ibu)  Bumi pertiwi… Ya seperti ibumu sendiri tak bakalan menelantarkanmu dalam lapar dan dahaga semua tersedia di alam kelola bukan ditanami dengan batu dan semen. 

Kembalilah keajaran leluhur kita yang mengajarkan kita Bagaimana memperlakukan alam penuh cinta kasih selayaknya alam mengasihi kita.

Bersinergilah dengan alam Sesungguhnya Tuhan itu seru sekalian alam.. Contohlah Buddha Hindu yang selalu mengagungkan alam dan tidak berprilaku jahat kepada segala makluk hidup di alam ini. 

 

Sabbe Satta bhavanthu sukitata 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s