MITOS WAISNAWA “VTRAHAN”, UPAYA MENURUNKAN HUJAN

“Mengapakah hujan tiada turun-turun?” Sebuah misteri tanya yang ada di benak banyak orang, yang menyeruak manakala bumi dalam kekeringan lantaran hujan tak juga menetes pada kemarau yang bekepanjangan ini. Ada beragam versi jawaban atas pertanyaan itu. Salah sebuah adalah versi jawaban mitologis. Yang terang, solusinya bukan dengan menyanyikan lagu kanak-kanak “Sang Kodok”. 

Dalam mithologi Hindu, khususnya Hindu sekte Waisnawa dikenal sebutan “Vtrahan” bagi Dewa Wisnu, dalam arti: pembinasa naga Vtra yang berkepala tiga. Sebutan ini memberi penjelasan akan peran Wisnu sebagai ” Sang Mesias (Dewa Penolong, atau Dewa Penyelamat)” dengan membuat hujan kembali jadi turun. Mitologi di Jaman Vedha (Vedhaism) ini sekaligus memberi penjelasan mitologis mengapa hujan tak turun-turun.

Adalah naga Vtra, yang menyimpan hujan di dalam mulutnya, sehingga bumi kering kerontang. Derita yang dihadapi makhluk hidup di dunia akibat kekeringan itu mendorong Wisnu untuk bertindak solusif. Senjata kedewataannya yang berupa cakra dilemparkan tepat mengenai leher naga Vtra, sehingga air hujan yang lama di simpan di mulutnya dimuntahkan ke bumi dan turun dalam bentuk hujan. Hal ini membuat suka cita segala makhluk di dunia, sebab dengan demikian, bumi tak lagi kekeringan, cukup pasokan air bagi rumah tangga, manusia dan binatang tak lagi kehausan serta tanaman tumbuh normal.

Mite hujan yang berkenaan dengan naga Vtra iniah yang kiranya menjadi dasar pertimbangan religis untuk memberi bentuk bagian ujung dari pancuran air (jaladwara) berupa kepala naga. Air yang keluar dari mulut naga diibaratkan sebagai air hujan yang dimuntahkan oleh naga Vtra. Oleh karena itu, tidak sedikit pancuran air suci yang berwujud kepala naga. Bahkan ada suatu patirhan yang dinamai “Sendhang Nagan”, seperti pada situs patirthan di Gunungrejo — yang dalam kakawin Negarakretagama di namai “Kedung Biru”, berlokasi pada pinggir Kali Kampok di Singosari.

Dalam kategori dua perihal anasir alam semesta (dualisme kosmologis), naga masuk dalam kategori dunia bawah. Yang berarti sekategori dengan air dan tanah. Oleh karena iru naga acapkali dihubungan dengan air. Bahkan, naga dikonsepsikan sebagai raja samudra. Dalam kisah Bhima, putra kedua Pandawa ini menikah dengan Nagagini (Nagini), yakni putri dari Negaraja “sang penguasa samodra’, dan melahirkan Ontoseno(Anata-Sena, dalam arti Ananta = sebutan ular naga, putra sari Sena = Bhima). Oleh karena itu, Bhima juga acap direlasikan dengan air, seperti dalam kisah Bima Suci (Dewa Ruci), Tuk Bhomo Lukar maupun lakon Bhima ing Lepen Serayu. Ritus lokal dalam bentuk memandikan arca Bhima di Desa Tambakwatu untuk “meminta hujan” dengan demikian dapat difahami, dalam konteks relasi Bhoma dan air. Kaitan naga/ular besar dengan air, dalam legenda Jawab juga tergambar jelas pada Cerita Baruklinthing, yang memuat kisah musabab munculnya telaga-telaga.

Dalam kaitan dengan sajian seni pertunjukan, khususnya sendra-tari, mitologi ini sebenarnya dapat dijadikan lakon. Yang secara khusus, dalam kaitan dengan ritus meminta hujan, tepat untuk dipentaskan dalam bentuk tarian religius-magis. Suatu pentas seni fungsional, yang sejauh ini belum pernah dilakukan.

Demikianlah paparan ringkas tentang mitologi hujan. Semoga, sedikit banyak bisa membuahkan manfaat. Ritus minta hujan bisa dibangun dengan menggunakan mitos “Vtrahan” ini, dimana Dewa Wisnu memposisikan diri sebagai Dewa Pemelihara Keteraturan Dunia (Rta), sebab hujan turun di musim penghujan dan pada gilirannya hujan tak turun pada musim kemarau secara siklis adalah wijud keteraturan makro-kosmos.

Nuwun.

Sengkaling, 25 Oktb 2016

Dwi Cahyono

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s